Sabtu, 14 Oktober 2017

cara membuat halaman dengan penomoran berbeda di microsoft word untuk memenuhi tugas mata kuliah TIK

Cara Memberi Penomoran Halaman pada Dokumen

Tips dalam artikel ini menggunakan MS Word 2007/2010. Kadang tips ini dibutuhkan bagi para mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir, baik berupa skripsi, tesis ataupun disertasi, atau para siswa dan dosen yang sedang menyusun karya tulis ilmiah, ataupun para penulis buku.
Contoh Sederhana Penomoran Halaman Pada Skripsi/Tugas Akhir
Contoh Sederhana Penomoran Halaman Pada Skripsi/Tugas Akhir
Hal-hal yang akan dipelajari di artikel ini:
  • memberi penomoran halaman secara otomatis
  • membagi-bagi dokumen menjadi beberapa Section
  • menghilangkan penomoran halaman pada sampul/cover
  • membedakan penomoran antara halaman-halaman pendahuluan dengan halaman isi

A. Memberi Penomoran Halaman secara Otomatis

Misalkan terdapat suatu dokumen yang berisi 5 halaman.
Contoh yang diambil di sini adalah penomoran pada bagian kiri di bawah halaman.
Setelah Word terbuka, pada Halaman 1, klik 2x pada bagian Footer, yaitu di sekitar bawah halaman, ±1cm dari tepi bawah halaman.
Penomoran Halaman Otomatis Menggunakan Footer Editor
Penomoran Halaman Otomatis Menggunakan Footer Editor
Aktifkan tab Design, lalu pada bagian Insert, pilih Quick Parts kemudian Field.
Pada kotak Field, di bagian Field Names, pilih Page, lalu tentukan formatnya di sebelah kanan pada bagianFormat.
Kotak field - menomorkan halaman secara otomatis
Kotak field - Format Penomoran Halaman
Setelah OK, seharusnya sekarang di setiap halaman sudah dinomori dengan urutan 1 s/d 4 pada bagian bawah kiri. Jika sudah, klik tombol Close Header and Footer pada bagian kiri dari tab Design (atau dapat juga dengan cara klik 2x pada bagian tengah halaman).

B. Membagi Dokumen menjadi Beberapa Section

Selanjutnya -untuk memudahkan pengaturan- munculkan tanda paragraf dengan cara klik icon  pada tabHome, atau dapat juga dengan kombinasi [CTRL+SHIFT+8]. Lakukan cara yang sama untuk menghilangkannya. Pembahasan lebih lanjut mengenai tanda paragraf dapat dilihat pada artikel ini.
Ke halaman 1 -sebaiknya letakkan kursor di akhir halaman-, lalu klik tab Page Layout, pilih Breaks, kemudianNext Page. Seharusnya pada halaman 1 akan muncul
Section Break Page 1
Section Break at Page 1
Lakukan hal yang serupa untuk halaman 3.

Tujuan dari penyisipan Section Break ini adalah, agar 5 halaman yang ada tadi terbagi menjadi 3 section, yaitu
  1. Section pertama : Halaman 1
  2. Section kedua : Halaman 2 dan 3
  3. Section ketiga : Halaman 4 dan 5.

C. Membedakan Penomoran antara Halaman-halaman Pendahuluan dengan Halaman Isi

Section Pertama

Asumsikan halaman 1 adalah sampul/cover. Sehingga halaman ini tidak perlu dinomori. Klik 2x pada bagian Footer di halaman 1, lalu pada tab Design, beri tanda cek bagian Different First Page. Perhatikan bahwa sekarang halaman 1 sudah tidak memiliki nomor halaman lagi.

Section Kedua

Asumsikan halaman 2 dan 3 adalah halaman pendahuluan yang biasanya berisi kata pengantar, daftar isi, dan sejenisnya. Halaman ini biasanya berformat angka romawi kecil, i, ii, iii, dst. Klik 2x pada bagian Footer di halaman 2. Perhatikan di dekat nomor halaman 2 sana masih terdapat status Same as Previous. Pada tabDesign, di bagian Navigation, bagian Link to Previous masih aktif (berwarna oranye), silakan non-aktifkan. Perhatikan bahwa status Same as Previous tadi sudah hilang. Kemudian (masih dalam tampilan footer halaman 2 yang sedang aktif), klik kanan angka 2 pada footer tersebut, pilih Edit Field. Setelah muncul kotak Field, pada bagian Format, pilih format [i, ii, iii, …], lalu OK. Perhatikan bahwa penomoran romawi ini akan diterapkan hingga halaman 5 (halaman v).

Section Ketiga

Dengan asumsi bahwa halaman 4 dan 5 adalah halaman isi, maka format penomoran halaman yang digunakan adalah format angka 1, 2, 3, dst. Masuk ke bagian Footer di halaman 4 (secara tampilan ada di halaman iv). Non-aktifkan Link to Previous seperti pada cara sebelumnya. Lalu lakukan cara yang serupa untuk mengganti format halaman dari iv menjadi halaman 1. Klik kanan pada angka iv, lalu pilih Edit Field, ganti ke format [1, 2, 3, …]. Perhatikan bahwa angka di sana masih menunjukkan angka 4, bukan 1. Karena angka yang diinginkan adalah 1, maka klik kanan angka 4 tersebut, lalu pilih Format Page Numbers. Setelah muncuk kotak Page Number Format, pada bagian Page Numbering pilih Start at, lalu atur angkanya menjadi 1.
Sekarang dokumen sudah memiliki
  • halaman sampul (tanpa nomor halaman)
  • halaman ii
  • halaman iii
  • halaman 1
  • halaman 2.
Tentu saja jika di antara halaman-halaman tersebut disisipi halaman baru, format penomorannya akan mengikuti penomoran tergantung pada section yang ada.

Cara membuat daftar isi otomatis di microsoft word 2010 untuk memenuhi tugas mata kuliah TIK


Cara membuat daftar isi otomatis pada Microsoft Word 2010


Ini merupakan tutorial lanjutan setelah kita membuat penomoran pada karya ilmiah/makalah/skripsi kita, kini kita membuat daftar isi nya secara otomatis juga, sehingga kita dapat segera mengupdate apabila ada perubahan dalam isi dokumen. Langkah – langkah:
1. Buat style untuk bagian judul.
    • Buat style sesuai kebutuhan, blok judul,
    • Pilih Ribbon Home – Group Tab Styles (klik tanda panah yang ada),
tutorial-membuat-daftar-isi-word-2010_1
    • lalu pilih Save Selection as a New Quick Style. Beri nama stylejudul1
tutorial-membuat-daftar-isi-word-2010_2
tutorial-membuat-daftar-isi-word-2010_3
2. Buat leveling untuk daftar isi.
    • Masih tetap diblok judulnya.
    • Pilih Ribbon References – Group Tab Table of Contents. Pilih Add Text, lalu Level 1
tutorial-membuat-daftar-isi-word-2010_4
  • Kemudian buat juga leveling untuk sub bab, untuk sub bab, pilih level 2, dst
  • Bila ada sub lagi dalam sub bab, pilih level 3, ulangi langkah ini hingga semua judul – sub bab terdata
3. Daftar isi.
    • Kosongkan page Daftar Isi, kecuali judulnya. Klik di awal page
tutorial-membuat-daftar-isi-word-2010_5
    • Pilih Ribbon References – Group Tab Table of Contents, lalu klik Insert Table of Contents
tutorial-membuat-daftar-isi-word-2010_6
    • Pada bagian Show Levels, isi sesuai level yang kita buat
tutorial-membuat-daftar-isi-word-2010_7
    • Dengan otomatis daftar isi akan segera muncul
    • Jika terjadi update halaman, update judul, penambahan sub (ulangi langkah kedua di atas) dsb, cukup klik kanan pada daftar isi, pilih Update Field, Update Entire Table lalu OK
tutorial-membuat-daftar-isi-word-2010_8
      Pilih Update Page Numbers only jika perubahan hanya terkait halaman, pilih Update Entire Table jika perubahan terkait ke penamaan judul, penambahan sub, jika tidak mau repot, bisa juga selalu pilih Update Entire Table
 tutorial-membuat-daftar-isi-word-2010_9